Kategori: Novel
Penulis: Hermanus Yunus Temmar (Bongso Temmar)
Halaman: 122
Stok: 0
ISBN:
Orang bilang aku pengembara yang tak mau tahu urusan orang. Selama ini kupikir semua hal baru hanyalah merepotkan. Sampai suatu hari, di sudut kota Ambon yang sunyi, aku bertemu sesuatu yang tak seharusnya ada, namun tak juga mau mati. Ini bukan kisah yang manis. Ini kisah tentang noda yang tak mau lagi disembunyikan. Tentang nama yang akhirnya berani berdiri sendiri. Dan tentang kami—yang dulunya merasa sampah, lalu belajar bahwa kami lah yang paling berharga. Kisah ini kutulis dari tahun dua ribu dua puluh, sampai akhirnya kami berpisah jalan di Salatiga. Apa yang tertulis di sini, adalah apa yang benar-benar terjadi. Tanpa ditutup-tutupi. Tanpa kepura-puraan.