Kategori: Sastra
Penulis: Nurul Akbarnur (Ute Lamakkawa)
Halaman: 91
Stok: 0
ISBN:
Aku berdiri di depan cermin. Kaca itu sudah lama kusam, bingkainya berkarat, tapi ia masih jujur. Ia tidak berbohong. Di sana terlihat seorang wanita. Kulitku masih halus, meski sudah mulai ada garis-garis halus di sudut mata, bukan karena usia, melainkan karena terlalu banyak menahan senyum yang tak sampai hati, terlalu banyak menahan tangis yang tak boleh keluar. Mataku masih jernih. Banyak orang bilang mataku indah. Tapi tidak ada yang berani menatapnya lama. Sebab di balik kedua mata itu, mereka melihat sesuatu yang sudah mereka tentukan sebelumnya: bukan manusia, bukan wanita, bukan jiwa, melainkan sebuah kata. Sebuah label. Sebuah kutukan. Pelacur.