Kategori: Puisi
Penulis: Paksi Jaladara Bintara, Vionanda Toding Bunga, Lulyastuti, Annisa Nur Afiat Humaira, Intan Marjan, Junaedi Wardana, Yusril Saputra, Valina Afida Aprilia Putri, Nurul Aini, Mutiara, Aidah Butsainah, Nur Alvia, Nafa Syahwa Salzabila, Anggun Dian Anggraeni Hatalea, Nisa, Novy Hidayanti. H, Resmadyar A., Muhammad Lail Fath, Ahmad Sukri, Ririn Sefty Diana, Alya Patintingan, Azharina, M Faidil, Fitri M, Nur Asmi Suci Rahmadani, Muh. Rizal Fahlev, Melodi Lungan, Andira Putri Ramadhan, Andi Nur’ Afiat Rusdi, Reski Fajria Rasding, Hasna Rante Masiku, Rahma muwinda, Naufal Hadi Nugraha, Fahira Raihani Ananda. S, Miftahuljannah F. Zulkarnain, Sarina, Latifa Turohma, Melindahsari Parsyam, Adhe Utami Lestari, Ranakati, Nurul Fatwany Putrinamesa, Hafifah Nur Azizah Alwi Syihab, Fathia Al Thafunnisa, Nabila ABD. Kadir.T, Nurhikma, Elvira Dwi Suci, Ulfah Fadillah, Israhayu, Ulfatun Rahman, Raisha Ardhini, Nafra Dola, Riska, Hamriani, Ahmad Kurniawan, Jumriani, Dwi Anggita Yusuf, Hamdiah Sudirman, Adelia Ramadhani Armin, Putri Nadila Damayanti, Arianti Talib, Fitriya Nurul Husna, Muhammad Nur Akbar Rajab, Marsa Triweltin, Elivia Tandiolah, Mahda Aulia, Nurlaily Syam, Fitri Alifia Afrilyta, Muh. Raya Fahreza, Marchelo Radyansa, Aditya Nugroho, Nur Azkiah Hady Putri, Aulia Nurkhasanah, Resky Amaliah M, Muhammad Aldo Anas Fathir, Adinda Khoirunisa, Maharani Aulia Arifin, Nurlinda Raja, Fahmayanti Salsadilah S., Safira Aulia Ramadhani, Devi Anggita, Nia Rahmadani, Nuratika Jamhur, Wulandari, Subriyana, Adhan Abidin, Atika Suri Ramadani, Apriani, Inul Ihidda, Nurrahmah, Nhayla Zahra Annisa Muchlis, Nisa Nurul Magfirah Syam, Indah Elanie Patandianan, M. Faidil, Mutiara
Halaman: 125
Stok: 100
ISBN: 978-623-8632-76-3
Dalam kumpulan puisi ini, para penulis menyiratkan proses bertumbuh, merangkum perjuangan dan pelajaran yang ditemukan di sepanjang perjalanan. Ada keteguhan, pertumbuhan, dan keterhubungan, yang mengundang untuk melihat kehidupan dengan cara yang berbeda�untuk menemukan keindahan di tengah kesulitan, berani merangkul ketidaksempurnaan, dan terus berharap meski terkadang jalan terasa gelap. Lalu, biarkan puisipuisi ini bersuara dalam kesunyian karena di situ ia akan menyentuh kedalaman perasaan yang tersembunyi sebagai pengingat bahwa meski kehidupan mungkin bergoyang diterpa badai, selama akarnya kuat dan syukur, ia akan selalu memiliki kesempatan untuk terus hidup dan memberikan makna dalam segala kondisi.